Belajar Luar Kelas dan Character Building Kelas X SMA Tarsisius 1

Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Lingkungan di luar sekolah juga dapat menjadi sumber pembelajaran yang kaya dan bermakna. Melalui pembelajaran di luar kelas, peserta didik dapat memperoleh pengalaman belajar secara langsung yang menantang, menyenangkan, dan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan sekitar.

Atas dasar pemikiran tersebut, kelas X SMA Tarsisius 1 melaksanakan kegiatan Pembelajaran Luar Kelas dan Character Building sebagai salah satu kegiatan tahunan sekolah. Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mengalami langsung proses belajar melalui pengamatan, interaksi, dan kegiatan di lapangan.

Pembelajaran di luar kelas merupakan metode pembelajaran yang aktivitasnya dilakukan di luar lingkungan kelas atau sekolah, seperti di taman, perkampungan, kebun, pabrik, maupun tempat lainnya yang relevan dengan materi pembelajaran. Melalui metode ini, siswa diajak untuk lebih dekat dengan sumber belajar yang sesungguhnya, yaitu alam dan masyarakat. Dengan demikian, peserta didik dapat memahami berbagai proses secara nyata sekaligus mengembangkan sikap peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sosial di sekitarnya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun karakter siswa sejak dini. Melalui berbagai aktivitas bersama, siswa dilatih untuk bekerja sama, saling menghargai, dan mengembangkan tanggung jawab pribadi maupun kelompok.

Tujuan Kegiatan

Kegiatan Pembelajaran Luar Kelas dan Character Building ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:

  1. Memberikan dasar yang kuat bagi siswa kelas X SMA Tarsisius 1 untuk membangun sumber daya manusia yang berkepribadian tinggi sesuai dengan core value Yayasan Bunda Hati Kudus (YBHK), yaitu kasih kepada Tuhan dan sesama, rasa syukur, disiplin, kerja sama, ketangguhan, inovasi, serta kejujuran.
  2. Membantu mewujudkan potensi setiap individu agar jiwa, raga, dan spirit peserta didik dapat berkembang secara optimal.
  3. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk merasakan proses pembelajaran secara langsung melalui pengalaman nyata di lapangan.
  4. Memungkinkan siswa mengembangkan keterampilan, keberanian, serta minat terhadap kegiatan luar ruang.
  5. Memanfaatkan sumber-sumber pembelajaran yang berasal dari lingkungan dan komunitas sekitar sebagai bagian dari proses pendidikan.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu:

Hari / Tanggal : Selasa – Rabu, 20 – 21 Januari 2026

Adapun lokasi kegiatan meliputi beberapa tempat yang memberikan pengalaman pembelajaran industri dan pengembangan karakter, yaitu:

  1. PT Yakult Indonesia Persada – Cabang Sukabumi
    Jl. Raya Cibolang Cisaat – Sukabumi No. 7, Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
  2. PT Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat) – Sukabumi
    Jl. Siliwangi KM. 28, Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
  3. Kinasih Resort – Lido, Bogor
    Jl. Raya Sukabumi – Bogor KM. 21, Lido, Bojong Kiharib, RT 004/RW 002, Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Melalui kunjungan ke industri seperti Yakult dan Pocari Sweat, para siswa dapat melihat secara langsung proses produksi, manajemen kualitas, serta penerapan teknologi dalam dunia industri makanan dan minuman. Sementara itu, kegiatan di Kinasih difokuskan pada aktivitas character building, kerja sama tim, dan pengembangan kepemimpinan.

Pendamping Kegiatan

Kegiatan ini didampingi oleh lima guru SMA Tarsisius 1, yaitu:

  • Ibu Lilis
  • Bapak Fidelis
  • Ibu Dwi
  • Bapak Hendarto
  • Ibu Ayi

Para guru mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung untuk memastikan proses pembelajaran berjalan dengan baik, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi perkembangan siswa.

Penutup

Melalui kegiatan Pembelajaran Luar Kelas dan Character Building ini, diharapkan siswa kelas X SMA Tarsisius 1 dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas dan bermakna. Tidak hanya menambah pengetahuan, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk pribadi siswa yang berkarakter kuat, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu bekerja sama dan menghadapi tantangan dengan sikap positif.

Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya menjadi proses memperoleh ilmu, tetapi juga proses pembentukan karakter dan pengalaman hidup yang akan berguna bagi masa depan para siswa.